Halselmatabuser.com. Tim gabungan dari wartawan Halsel Polisi Air dan Udara (Polairud) Bacan Timur serta anggota KOREM Babullah Ternate dan warga desa sabatang menemukan jenazah yang diduga kuat sebagai Syahrir Helmi, wartawan Metro TV yang menjadi korban ledakan speedboat RIB 04. Jenazah ditemukan di perairan Tanjung Neraka, Desa Sabatang, pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 08.00 WIT.

Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Polairud dan tiba pada pukul 11.36 WIT. Petugas kemudian membawa jenazah menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, dan tiba di kamar jenazah pada pukul 12.12 WIT.

Saat ini, tim medis RSUD Labuha tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitas jenazah. Namun, pihak keluarga meyakini bahwa jenazah tersebut adalah Syahrir Helmi. Keponakan almarhum, Nursan, mengungkapkan kesedihannya saat melihat jenazah yang diyakininya sebagai sang paman.

“Saya yakin ini papa saya. Saya merasa sangat kehilangan karena papa Syahrir adalah tulang punggung keluarga,” ujar ponakan Almarhum dengan suara bergetar, tak kuasa menahan tangis.

Pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ledakan speedboat yang menewaskan Syahrir Helmi.

(Biro/Halsel)